Sebuah Bisikan Untuk Tuhan


IMG_8196 - Copy

Saya nggak berpikir kalau saya ini orang baik, nggak sama sekali. Saya bahkan juga bukan seseorang yang memiliki banyak kemampuan. Flat! Saya orang yang datar-datar aja, biasa-biasa aja juga. Tapi saya bersyukur kok dengan apa yang saya miliki saat ini. Keluarga, jabatan (kaya punya jabatan aja), orang-orang terdekat (gak tahu siapa), dan juga penghasilan (hahaha mari kita tertawa bersama). At least, saya masih hidup layaknya manusia normal, ada orang nikahan masih bisa dateng, ada orang sakit masih bisa jenguk, mau internetan ada uang buat beli pulsa, ada apalagi? Saya nggak tahu! Saya sehat punya anggota badan yang lengkap, bisa menghirup udara dengan tenang meskipun kadang ngos-ngosan, bisa melihat meskipun kadang dengan pandangan yang nanar, bisa mendengar walau kadang harus terluka, bisa  ya saya bisaa dan itu lebih dari cukup…

Tapi saya ada kok beberapa keinginan yang pengen banget saya raih sebelum saya mati nanti. Saya juga punya mimpi seperti manusia normal lain, memiliki cita-cita yang pengen diraih juga, punya harapan yang disemogakan bisa terwujud, saya manusia biasa!

Kadang kalau saya berpikir egois, gak mikirin keluarga, gak mikirin posisi saya saat ini, gak mikirin tanggung jawab, saya lebih suka menjadi orang nomaden yang mungkin bisa lebih bermanfaat buat orang banyak. Pergi ke sana ke mari mencari makna hidup. Belajar banyak hal dari alam dan dunia luar. Lepas dan menjadi manusia bebas merdeka yang melihat hidup dengan cara yang sangat sangaat sederhana. Saya percaya waktu yang singkat yang dimanfaatkan sebaik-baiknya lebih banyak memberikan jejak manis dan kenangan yang indah. Kemudian saya akan membuat kenangan di tempat yang lain, berbagi, mencintai, dan melakukan sesuatu untuk orang lain…

Saya adalah orang yang sangat-sangat biasa, yang memandang hidup sebagai sesuatu yang tidak harus diperjuangkan namun dinikmati. Saya bukan orang yang cukup ambisius. Saya percaya, bahwa saya tak mungkin berada di tempat ini selamanya, ada masa di mana suatu saat nanti entah kapan saya akan pergi juga lepas dari dekapan. Saya ingin seperti manusia lain, yang memilih jalan hidup sendiri seperti burung yang terbang bebas entah kemana. Saya ingin seperti ombak yang berdebur begitu saja, hanya mengikuti ketentuan Tuhan.

Suatu saat nanti, ketika anak-anak saya sudah bisa begitu membanggakan, meraih prestasi, dan memberikan sebuah nama baik, maka saya akan mundur dari posisi saya sekarang. Ya saya hanya akan mundur setelah sebagian dari mereka membuat prestasi yang membanggakan, meskipun sekarang pun mereka tetap membanggakan. Ingin rasanya suatu ketika, saya mengumumkan kepada dunia, lihatlah anak kami, mereka adalah anak-anak yang dapat diandalkan. Kemudian saya perlahan-lahan meninggalkannya, sembari mengucapkan terima kasih telah memberikan track record yang baik untuk saya.

Lalu saya akan fokus pada keluarga. Memberikan kebahagiaan-kebahagiaan sederhana khas orang tua, menanggung hidup mereka, memberikan mereka penghidupan yang layak, menyekolahkan adik hingga menjadi orang yang sukses, kemudian sama. Saya perlahan akan mundur juga, ke luar dari rumah dan singgah ke tempat-tempat asing! Tetap mengirimi uang setiap bulan, bertelepon setiap waktu atau sekedar mengabarkan bahwa saya baik-baik saja dari sebuah tempat yang jauh.

Lalu? Entahlah mungkin saya akan berbagi kebahagiaan (atau mencari kebahagiaan), belajar bersama anak-anak yang tidak saya kenal sebelumnya (atau justru saya yang mencoba mengisi hidup), dan mencintai mereka yang saya temui dalam perjalanan (atau jangan-jangan saya yang sedang butuh dicintai?). Saya hanya akan berjalan, berbuat baik, mengasihi, berbagi, kemudian mati. Rasanya mungkin akan membahagiakan jika mati dengan cara yang sederhana. Melihat hidup sebagai sesuatu yang indah kemudian tersenyum, lantas berbisik, Tuhan saya siap menghadap!

 

2 responses to “Sebuah Bisikan Untuk Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s