Semangat Itu Bernama Galau


 

Dari kost aku sudah membawa semangat yang luar biasa, diawali dari malam tadi, aku sudah mengerjakan beberapa tugas, dan wow ini tidak seperti biasanya. Lantas pagi-pagi sekali aku sudah berolahraga, ya olahraga yang biasa aku lakukan tentunya, sebuah olaraga yang selalu aku lakukan di dalam kamar😀😀. Well jangan kalian berpikiran macam-macam soal amar, aku benar-benar olaraga, sekadar push up, shit up, termasuk damn up juga :) LoL

Namun ternyata, sampai di kampus, semua semangat indah yang sudah aku rangkai di dalam vas-vas harapan layu sebelum berkembang. Alamaakk mulai OOT. Well balik lagi ke permasalahan. Aku melongok meja teman, ups damn mereka menjembrengkan tugas. Astaga… kelompokku bahkan belum mengerjakan apapun. Ini seperti kau terbang dengan ketinggian tertentu, kemudian kamu akan terbang sedikit turun, latas kau akan melakukan manuver indah, dan crash kau menabrak sebuah perbukitan. Atau seperti kau menyelam di dalam sebuah lautan yang sangat luas, kemudian tanpa kau sadari sebuah pusaran membawamu ke suatu palung yang cukup dalam, kau tak membawa gas dan juga selaput seperti bebek sebagai alat batu renang, kau kehabisan nafas, kau kehabisan oksigen, ya aku megap-megap.

Bagaimana tidak, aku sudah memiliki susunan yang wah soal tugas, aku bahkan tidak mengkhawatirkan apapun. Namun nyatanya, yah harapan tinggal harapan. Menyedihkan sekali bukan. Ehm… ngomong-ngomong apa yang sedang kita bicarakan?? Benar tentang tugas, namun aa beribu kali maaf aku tak bisa menarasikannya degan baik dan benar.

Ahh… saya membenci keadaan seperti ini, keadaan dimana saya sedang sangat semangat namun situasi yang tidak terduga menghancurkan segalanya. Apa-apaan. Ah aku lelah untuk berpikir, aku lelah untuk bercerita, aku lelah untuk berbagi, aku lelah untuk menjad lelah, jadi kesimpulannya? Yeah i will move on. Tapi tetap saja branding galau yang sudah dsematkan kepadaku tak akan pernah bisa tercerabut begitu saja. Memang aku selalu galau, dan aku suka.

Yah inilah sebuah cerita pagi yang berthasil aku susun dengan susa payah, dengan tertatih-tatih, dan mungkin juga dnegan ngesot?😀 LoL, menakjubkan sekali lebaynya. Well aku akan melakukan konsolidasi dengan teman mengenai tugas, selamat pagi semuanya, sampai juga di lain kesempatan. Adetya melaporkan lagsung dari lokasi kejadian, sebuah gedung berlatai tiga dan saya di lantai empat, seang merenungi lapangan basket. Ah sudahlah….

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s