Dimana Kamu?


malam aku menggigil, di keheingan senyap dan gelap, adakah yang bertumpu di ujung kaki aku tak peduli

malam aku mengingau, pada ranjau hidup, ceracau gundah yang berkelanan mengembara kehidupan seperti pejalan kaki yang letih, yang lelah, kemudian bersandar, kemudian teduduk, kemudian tertidur di atas mega dan alas beton-beton pertokoan tua.

Malam aku berpetualang, di antara lenguh, di antara desah, di antara deru, yang memacu, semakin cepat, semakin kencang, kemudian yang ada hanya gelap

Malam aku menyusur, tak menepi, terus terseok, kemudian bertahan di suatu keheningan yang asing, keheningan yang abstrak, yang absurd, yang maya, yang tak apa adanya.

Malam aku trus merasuk, dengan sebuah tanda tanya besar menjulang bagai menara dubai, DIMANA KAMU?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s