Omong Kosong


Ini ramai aku di tengah ilalang, di tengah padang dan bawah terik. Dunia seperti mengerubung, carut marut sarang tawon, bising. Adakah keheningan yang menjadi tempat untuk aku tida melihat sedetik saja segala bentuk onar dan amarah? Adakah senyap yang menjadi wadah untuk aku tidak mendengar suara-suara, yang terhempas, bergulung, mendengung, berbisik, entahlah apa. Ada tawa keriangan girang di sela-sela selokan kehidupan yang becek, yang busuk. Ada celoteh dan sedikit caci maki, sekedar mengucap nama binatang atau persetan. Ada yang tak aku mengerti ada yang tak aku pahami. Mungkin juga semacam imajinasi riang yang meliuk di anjang kehidupan, di antara jalanan, gang-gang, dan juga segala bentuk lenguh atau rintih aku ta peduli. Matahari tengah memanggang, tepat di jidat yang meling sekelebat berminyak. Tetes-tetes air atas gedung, lalu lalang manusia, kesibukan, hingar bingar mereka calon penguasa. Omong kosong.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s