Wanita Jalangku


Kau jalang yang pendiam wanita
Yang menciumku diam-diam kala malam tiba
Yang menggerayang di masa yang buatku lupa

Adakah keliaran yang mengkoyak
Mencabik seluruh nafasku, tak bergerak
Aku terkapar bukan lelah
Aku menggelepar bukan menyerah

Kau wanitaku,
Tunggulah sebentar….
Jangan biarkan nafasku mendengus terhunus
Belum saatnya kita naik di ranjang saling mengendus
Biarkan waktu sebentar saja
Karena memelukmu adalah cukup,
tak berbahaya 

9312 1338 Jogjakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s