Antologi Puisi “Variasi Parijs Van Java” oleh Soni Farid Maulana


Kalau ada Lembaga Swadaya Masyarakat yang menyuarakan keadilan, konsepsi, dan juga pergerakan-pergerakan lewat forum dan lembaga kelompok, maka Soni farid Maulana melakukan pergerakan melalui puisi. Parijs Van Java merupakan penggambaran, bagaimana Farid begitu jeli dalam menghadapi sekaligus melihat realitas dan perubahan tatanan sosial masyarakat di sekitarnya. Buku ini diterbitkan oleh Kiblat Buku Utama tahun 2007 di Bandung. Terdiri dari 38 puisi dalam buku setebal 76 halaman.
Dia memperhatikan bagaimana seorang yang tamak dengan egoisme tinggi, tak mengacuhkan masyarakat akar rumput. Orang yang berkuasa adalah orang yang menang, hukum rimba kembali dijalankan dengan polesan yang sedikit berbeda. Itulah sekiranya yang hendak diutarakan Farid dalam puisi Orang Kelam apa artinya hak hidup yang alami bila perlindungan hukum/hanya berpihak pada kuku dan cakar kekuasaan paman gober?
Selain itu dalam sebuah puisi panjang berjudul Variasi Parijs Van Java, Farid menceritakan bagaimana perkembangan telah mengubah banyak hal dari Bandung. Mulai tata kota dan wilayah, suasana alam, semua telah berubah oleh pebangunan, oleh keserakahan manusia mengeksplorasi alam tanpa memperhatikan dampak.
Selain menggambarkan Bandung, dia juga ingin melihat dunia yang lebih luas, dunia itu tak lain dan tak jauh dari dunia konflik, perpecahan, atau berbagai hal yang membuat hati teriris. Bom Bali dalam puisi Inferto, Seperti Katamu, yang menyinggung konflik Poso serta Aceh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s